negeri 1001 dongeng

tersebutlah sebuah negeri yang begitu indah,
kekayaan alam yang melimpah, manusia-manusia yang kuat serta ramah,
seluruh negeri kagum sekaligus menyimpan rasa iri yang berlipat pada negeri ini.
Tuhan Maha Adil,
negeri itu perlahan tapi pasti sedang menghadapi masalah yang sungguh tidak mudah.
negeri itu mulai disusupi pengkhianat.
lahir dari dalam, tumbuh dan dibesarkan oleh kebaikan negeri yang begitu hangat,
sayangnya para pengkhianat bahkan lupa masa-masa indah mereka,
yang mereka ingat hanya satu, jadilah penguasa apapun cara dan berapapun harganya.
menjadi penguasa adalah harga mati bagi mereka.
mengapa begitu?
para pengkhianat memiliki kesamaan,
mereka lupa tujuan utama mereka tercipta di dunia.
____
mengapa mereka disebut pengkhianat?
sebab mereka mulai menginjak orang lain untuk membuat posisi mereka lebih tinggi,
sebab mereka mulai merusak nilai-nilai bahkan kepercayaan berbagai pihak untuk membuat posisi mereka lebih nyaman,
sebab mereka mulai berani mengorbankan sesuatu yang membuat mereka tidak lagi menjadi manusia, yakni akal sehat serta hati yang hidup.
mereka kemudian semakin membesar, seolah semua noda yang mereka buat justru masuk dan menyerap kedalam diri mereka,
mereka menjadi buntalan noda, buntalan yang begitu besar hingga benar-benar membuat mereka semakin berbeda dengan manusia biasa.
mereka mulai mendapatkan sekaligus kehilangan semuanya,
mereka mulai mendapatkan tumpukan hormat sekaligus kehilangan rasa malu,
mereka mulai mendapatkan pangkat sekaligus kehilangan akal sehat,
mereka mulai mendapatkan gunungan harta,
gunungan yang luar biasa namun tetap membuat mereka merasa tidak cukup,
sebab nyata, hati mereka tidak lagi hidup.
benar-salah bisa dibeli,
baik-buruk tak penting lagi.
____
buntalan yang begitu besar, mengalahkan besarnya monster yang selama ini hanya ada dalam kartun anak-anak.
para buntalan ini lalu mulai membagi kekuasaan, besar badan mereka mulai membuat mereka risih jika berdekatan.
sesama buntalan namun sungguh mulai saling merasa tidak aman,
mereka saling membesar dengan cara yang sama, namun saling merasa dan menuduh soal siapa yang paling suci dan penuh noda.
ya,
para buntalan  lalu bersepakat untuk berdamai dengan cara membagi kuasa,
buntalan satu jadi jagoan pada urusan keamananan,
buntalan dua jadi raja pada urusan dagang serta hutang-piutang,
buntalan tiga jadi tokoh utama pada urusan birokrasi,
buntalan empat jadi pemain handal pada urusan politik dan lobby-lobby.
sial,
ada lebih dari seratus buntalan di negeri ini.
____
para buntalan tetaplah setumpuk noda yang mulai hilang keseimbangan,
besar badan pada akhirnya membuat mereka tetap saling bersenggolan.
beberapa buntalan mulai bertengkar,
ciptakan kegaduhan, ciptakan badai-badai besar diberbagai tempat.
buntalan tak pernah peduli soal manusia-manusia kecil yang terpaksa hidup dibawah kaki mereka,
semua masih sama, hanya tentang diri mereka.
negeri yang indah perlahan mulai kehilangan cahayanya,
redup sinar serta pudar warna-warninya.
negeri itu sekarang tidak lagi indah.
lebih parah,
pertengkaran para buntalan mulai memakan korban,
sialnya bukan buntalan yang berjatuhan,
manusia-manusia kecil mulai terinjak bahkan mati dibawah kaki serta tangan kotor mereka,
manusia yang tidak tahu banyak hal,
manusia yang masih percaya akan janji masa depan yang lebih baik.
manusia yang akhirnya terpaksa harus mati dengan ikut terkena noda yang berasal dari para buntalan.
____
manusia-manusia kecil yang sungguh menyedihkan,
bersyukur aku sejak lama telah pergi dari negeri itu,
ah,
tak penting kemana aku pergi,
ternyata semua negeri telah dimiliki oleh para buntalan,
dimanapun akan tetap sama,
hanya soal menunggu serta mengisi kematian saja.